Word for Today!

Tuesday, March 2, 2010

Mimpi Rasulullah saw...

Daripada Abdul Rahman Bin Samurah ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda : ""Sesungguhnya aku telah mengalami mimpi-mimpi yang menakjubkan pada malam aku sebelum di Israqkan."

* Aku telah melihat seorang dari umatku telah didatang oleh malaikatul maut dengan keadaan yang amat mengerunkan untuk mengambil nyawanya, maka malaikat itu terhalang perbuatannya itu disebabkan oleh KETAATAN DAN KEPATUHANNYA KEPADA KEDUA IBUBAPANYA.

* Aku melihat seorang dari umatku telah disediakan azab kubur yang amat menyiksakan, maka ia telah diselamatkan oleh berkat WUDUKNYA YANG SEMPURNA.

* Aku melihat seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan dan iblis-iblis lakhnatullah, maka ia diselamatkan dengan berkat ZIKIRNYA YANG TULUS IKHLAS kepada Allah.

* Aku melihat bagaimana umatku diseret dengan rantai yang diperbuat daripada api neraka jahanam yang dimasukkan dari mulut dan dikeluarkan rantai tersebut ke duburnya oleh malaikut Ahzab, tetapi SOLATNYA YANG KHUSUK DAN TIDAK MENUNJUK-NUNJUK telah melepaskannya dari seksaan itu.

* Aku melihat umatku ditimpa dahaga yang amat berat, setiap kali dia mendatangi satu telaga dihalang dari meminumnya, ketika itu datanglah pahala PUASANYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT memberi minum hingga ia merasa puas.

* Aku melihat umatku cuba untuk mendekati kumpulan para nabi yang sedang duduk berkumpulan-kumpulan, setiap kali dia datang dia akan diusir, maka menjelmalah MANDI JUNUB DENGAN RUKUN YANG SEMPURNANYA sambil memimpinnya ke kumpulanku seraya duduk disebelahku.

* Aku melihat seorang dari umatku berada di dalam keadan gelap gelita disekelilingnya, sedangkan dia sendiri di dalam keadaan binggung, maka datanglah pahala HAJI DAN UMRAHNYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT lalu mengeluarkannya dari kegelapan kepada tempat yang terang-menderang.

* Aku melihat umatku cuba berbicara dengan golongan orang mukmin tetapi mereka tidakpun membalas bicaranya, maka menjelmalah SIFAT SILATURRAHIMNYA DAN TIDAK SUKA BERMUSUH-MUSUHAN SESAMA UMATKU lalu menyeru kepada mereka agar menyambut bicaranya, lalu berbicara mereka dengannya.

* Aku melihat umatku sedang menepis-nepis percikan api ke mukannya, maka segeralah menjelma pahala SEDEKAHNYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT lalu menabir muka dan kepalanya dari bahaya api tersebut.

Dasyatnya Sabar...

Suatu hari, setelah Rasulullah S.A.W. wafat, Abu Bakar r.a. mendatangi seorang pengemis Yahudi buta dan memberikan makanan kepadanya. Ketika Abu Bakar r.a. mula menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "Siapakah kamu?"

Abu Bakar r.a. menjawab, "Aku orang yang biasa datang."

"Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku," jawab si pengemis buta itu. Orang yang biasa mendangiku itu selalu menyuapi, tapi terlebih dahulu dihalusinya makanan tersebut dengan mulutnya, setekah itu ia berikan padaku dengan mulutnya sendiri."

Abu Bakar tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata dengan pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah S.A.W."

Setelah pengemis itu mendengar cerita Abu Bakar r.a, ia pun menangis dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? Selama ini, aku selalu menghinanya, menfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikit pun. Ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia." Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abu Bakar r.a.

Demikia Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk bersabar menahan marah dengan tidak membalas keburukan dengan hal-hal yang buruk pula.

Sesungguhnya Allah Swt menghendaki penciptaan langit dan bumi dalam waktu enam hari agar kita mengetahui, bahwa segala sesuatu di alam ini melalui proses pertahapan, dan sesungguhnya sabar bukan hanya akhlak yang harus dimiliki manusia saja, akan tetapi ia juga kunci alam semesta.

Jika engkau menghendaki dalam kehidupan ini, maka engkau harus bersabar dengan tekun belajar dan bekerja keras. Jika engkau menghendaki untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki maka engkau harus bersabar taat kepada Allah dan bersabar menjauhi segala larangan-Nya.

Maha suci Allah!! Apakah terdapat kejayaan dengan tanpa kesabaran? Apakah di sana ada perubahan nasib, kesejahteraan, keadilan, kedamaian dengan tanpa kesabaran? Apakah ada birrul walidain (berbakti kepada- orang tua) dengan tanpa kesabaran? Apakah ada kemajuan dengan tanpa kesabaran?

Dengan tanpa akhlak kesabaran, betapa diri ini sangat rapuh dan fana! Yang menjadikan orang putus-asa dan gagal kerana ia tidak bersabar menjemput kejayaan. Bayangkan, jika kita menaiki kendaraan dengan sangat cepat dan tanpa mematuhi aturan lalu lintas? Apa yang terjadi? Tentu berlaku kemalangan...

I can't help noticing, bagaimana Allah menyukai orang yang sabar. Dalam Al-Quran kata 'sabar' diulang berkali-kali, menunjukkan betapa pentingnya sabar bagi kita, manusia. Sabar ini hadir dalam ikhlas dan positive-thinking, dua hal yang merupakan inti dari The Secret yang fenomenal itu. Jadi, sekarang, seberapa sabarkah kita?

Di bawah ini list beberapa ayat yang mencantumkan kata 'Sabar' yang dikutip dari terjemahan Al-Quran:

2. Al Baqarah

45. Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',

2. Al Baqarah

153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan solat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

2. Al Baqarah

155. Dan sungguh akan Kami berikan cubaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

8. Al Anfaal

66. Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, nescaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), nescaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.

32. As Sajdah

24. Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.

33. Al Ahzab

35. Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.

31. Luqman

31. Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.

13. Ar Ra'd

22. Dan orang-orang yang sabar kerana mencari keredhaan Tuhannya, mendirikan solat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),

70. Al Ma´aarij

5. Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

3. Ali 'Imran

17. (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.

41. Fushshilat

35. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar.

~YA RASULULLAH...PEMBAWA KEBENARAN, MENERANGI ALAM~


Ku berjalan jauh dalam rantauan pemikiranku
Menyusuri kembali rangkaian-rangkaian peristiwa
Hitam kelam, putih benderang, silih berganti bermain dalam fikiran
Sedikit demi sedikit bersatu dengan hati
Menyelami kedasar... kembali... ke awal suatu hakikat...

Telah KAU Ciptakan ya ALLAH
Seorang anak manusia yang suci dan mulia
Yang kerananya, KAU Ciptakan dunia beserta isinya
Yang menuntun ummat ini dari hitamnya kegelapan
Menuju titian yang lurus
Yang sentiasa dilingkupi cahaya nan terang...

Dialah hamba tercinta, sang Penghias mata-mata
Yang dilingkupi dan diselimuti sinarnya nan indah
Yang menerangi hati dan dunia
Yang dicintai dan mencintai
Sosok panutan yang sempurna, insan yang kamil
Sang penunjuk jalan, menuju Keredhaan ILlahi ...

Keutamaannya telah KAU Tampakkan
Dengan kelahirannya yang KAU Agungkan
Sebuah petanda kesempurnaan....
Gemuruh langit dan bumi bergoncang
Bersahutan lantunan tasbih penghuninya
Suatu ungkapan kegembiraan dalam syahdu
Puji-pujian atas Kemuliaan ALLAH
Atas Rahmat dan KurniaNYA.
Perayaan atas ungkapan syukur yang tak terukur
Saat itu bagaikan terbitnya mentari dipagi hari
Sembulat sinarnya bak senyuman damai nan hangat yang menggantikan kegelapan
Menyapa seluruh penghuni alam raya...
Cahayanya menerangi seluruh dunia...

Dialah manusia yang semasa kecilnya telah KAU Muliakan
Melalui perantaraan dua MalaikatMU, KAU Bersihkan hatinya
Dialah anak yang telah menjadi Yatim Piatu semasa kecilnya
Seorang yang hidup dalam asuhan kasih sayang Datuk dan Pakciknya
Datuk dan Pakcik yang teramat mengasihi dan menyayanginya.
"Alam yajidka yatimann fa a waa?
Wa wa jada ka dhaa lann fahada
Wa wa jada ka `aa ilann faaghna"
"Bukankah engkau dalam keadaan yatim-piatu
Lalu DiadakanNYA orang yang akan melindungimu?
Dan Menemukan kau kehilangan pedoman,
lalu DitunjukkanNYA jalan itu
Dan Dia Mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan,
Lalu Dia Memberikan kecukupan." (Qur`an, 93 : 6-8)
Shalawat serta Salam semoga tercurah kepadanya
Insan mulia yang namanya terukir indah
pada `Arsy berdamping dengan Nama ALLAH...

Dialah manusia, sang Penghulu para Nabi
Yang telah menampakkan keNabiannya dalam usia belia
Ditandai dengan kebesaran jiwa dan kecerdasannya
Suatu penisbatan dari ALLAH atas risalah yang akan dibawanya.
Dialah Al-Amin, manusia terpercaya
Seorang manusia yang terjaga hati dan fikirannya
Dari seluruh nikmat dan tipu daya dunia yang melenakan jiwa
Kenikmatannya adalah merenungkan alam dan keindahannya
Penelusuran dalam yang menghujam batin nurani,
Menembus lapisan langit... menuju Sang RABBi...
Shalawat serta Salam semoga tercurah kepadanya
Yang dengan tuntunannya,
manusia diletakkan dalam kemurahan Ampunan ILlahi...

Dialah manusia yang sangat... sangat beradab
Makhluk dengan perasaan yang teramat mulia
Manusia dengan watak yang teramat halus
Insan yang memiliki budi pekerti yang luhur
Yang tutur kata dan pandangannya menembus kalbu,
Mengundang segala kecintaan dan penghormatan
Shalawat serta Salam semoga tercurah kepadanya...

Dialah manusia yang sederhana, walaupun hidup dalam kemewahan
Dialah manusia yang berjiwa besar, walaupun hidup dalam kemiskinan
Dialah manusia yang bijaksana, dalam menyikapi hidup dan kehidupan...

Sesaat kemudian di Gua Hira...
Dalam perjalanan ruhaninya mencari arti ma`rifat....
Dalam keheningan dan kesucian jiwanya menembus tabir semua rahasia...
Pembukaan hijab Islam dari ALLAH `Azza wa Jalla
Saat-saat datangnya kebenaran.
Kebenaran akan ALLAH, Al-Khalik, Pencipta dan Pemelihara semesta alam.
Inilah saat-saat turunnya wahyu pertama
"Iqra !
Bismirabbikalladzi khalaq.
Khalaqal insana min `Alaq.
Iqra wa rabbukal Akram.
Alladzi `Allama bil Qalam.
`Allamal insana maa lam ya`lam"

Wahai seluruh penghuni alam raya...
Menangislah.... tersenyumlah............
Rayakanlah khabar gembira ini...
Gerbang manusia menuju Shirat Al-Mustaqim
Bershalawatlah.... bershalawatlah...
Juga atas Khadijah Al-Kubra istrinya
Penghibur hati dan penenang kalbu...
Wanita pertama pengiman keRasulan Muhammad
Ya RABB, Limpahkanlah RahmatMu atasnya...

Ya ALLAH, Ya RABBi.....
Telah KAU Berikan teman hidup yang sentiasa mendampinginya dengan tulus
Telah KAU Berikan kekuatan kepadanya dengan keyakinan dari Wahyu-MU
Yang menjawab seluruh keraguan,
Yang menepiskan seluruh kecemasan
Yang mengubur segala keragu-raguan
Dialah yang menumbuhkan bunga-bunga keTauhidan
Dalam taman kelam lagi gersang
Dialah yang menyinari gelapnya dinding-dinding hati
Dalam jiwa-jiwa yang keras lagi ingkar
Shalawat serta Salam semoga tercurah kepada Muhammad
Yang dengan syafa`at darinya, Limpahan Keredhaan ALLAH...

Dialah manusia mulia, Kekasih RABB ku
Yang dengan kemurnian akhlaknya berbuat kebaikan kepada yatim piatu
Yang dengan kemurnian akhlaknya membersihkan jiwa dari kejahilan
Yang dengan kemurnian akhlaknya menderma kepada yang memerlukan
Yang dengan kemurnian akhlaknya menyejukkan jiwa-jiwa yang dahaga
Yang dengan kemurnian akhlaknya merendah dan bersujud kepada ALLAH
Yang dengan kemurnian akhlaknya bersabar atas segala cubaan...

Jalan dakwahnya yang lembut, penuh dengan keteladanan
Penuh dengan bakti dan kasih sayang
Ditebarkannya benih-benih kenikmatan dunia dan akhirat
Hidangan maha lezat yang terbalas dengan cacian dan umpatan
Sehingga beratnya beban dalam perjalan, tak lagi ia rasakan
Onak dan duri yang bertebaran, ditapaki dengan senyuman
Hujaman, cercaan dan makian diterimanya dengan keikhlasan
Dialah manusia yang tak pernah tersaksikan berdusta
Ya RABB, Limpahkanlah Kasih dan SayangMU kepada Muhammad
Shalawat, Salam, dan Berkah ALLAH semoga tercurah kepada Muhammad...

Telah terpatri kebenaran dari ALLAH didalam dadanya
Yang dengan kebenaran itu, roda perjuangan terus berputar
Sesuai tuntunan dan kaidah-kaidah kebaikan
Yang dengan kebenaran itu, tunggak keyakinan berdiri kukuh
Tak tergantikan walaupun berimbalkan Bulan dan Matahari
Kesahajaan dirinya merupakan wujud kesempurnaan wahyu ILlahiyah
Wujud keteguhan akidah dan keimanan......
"HasbiyALLAH wa ni`mal wakiil, ni`mal maulaa, wa ni`mal nashiir"
Cukuplah hanya ALLAH, Sebaik-baik Penolong
Sebaik-baik Pemimpin dan Sebaik-baik Pelindung....

Dengan Redha ALLAH, maka arus perjuangan terus mengalir
Membasahi lingkungan sekitar yang dialirinya
Memberikan kesejukan dan menyuburkannya
Membentuk wadi untuk berteduh dan bermesra bersama ALLAH...

Dalam kecemerlangan cahaya akan keindahan
Kemudian datanglah perintah untuk berhijrah
Demi kebenaran, keyakinan dan iman.
"SubhanALLAH wal HamduliLlah,
wa Laa Ila ha IllALLAHu wALLAH hu Akbar"
Dalam kesulitan perjuangan tak dikenal kesulitan
Dalam penatnya perjuangan tak dikenal kelelahan
Sementara kerinduan masih menyelimuti dalam penantian
Mendambakan Kekasih ALLAH yang terbayang dalam kesulitan
Membuat perasaan syahdu, penuh gundah kerinduan dan kasih sayang
Membuat perasaan terngiang akan keagungannya
Insan pembawa khabar gembira, Risalah ALLAH sang Pemuka alam.
Alunkanlah senandung kegembiraanmu
Bersyukurlah kepada ALLAH...
Ucapkanlah AlhamduliLlah....
Dialah manusia yang dinanti
Yang menyuarakan kalimat Tauhid dengan penuh keikhlasan...

Waktu ke waktu terus bergulir
Tutur kata atas wahyu ALLAH terus disebarkannya kepada ummat manusia
Meresapkan risalah dan keimanan ke dalam kalbu
Menetapkan kekuatan dan menghapus keragu-raguan
Membangun kebesaran Daulah ALLAH
Bagaikan seorang penjaga taman
Dia memelihara bunga-bunga itu dengan penuh rasa kasih
Disayangi dan direngkuhnya dalam siraman ruhaniah
Dijaga dan disemaikannya dengan penuh kebijaksanaan
Sehingga bunga-bunga merekah dalam suasana kebahagiaan yang memancar dari dalam
Tercermin dalam ungkapan keikhlasan dan kepatuhan
Ya RABB, Limpahkanlah RahmatMU kepada Junjungan kami
Yang menuntun kami, yang menumbuhkan keIslaman dalam diri kami
Yang memperkenalkan diri ini dengan Rahmat dan Kasih SayangMU
Ya RABBi, Yaa Rahman, Yaa Rahim,
Yaa Ghaniy, Yaa Mughni, Yaa Shamad...

Dialah RasuluLlah صلى الله عليه وآله وسلم,
Muhammad bin `AbduLlah
Pemilik sifat-sifat paling sempurna
Yang sabar dalam cubaan
Yang teguh dalam pendirian
Yang istiqamah dalam kebenaran
Yang tabah dalam ujian
Yang ikhlas atas segala ketetapan
Yang mencintai dan dicintai
Oleh ALLAH, keluarga, dan ummatnya
Yang adil dalam perlakuan
Yang luhur dalam perangai
Yang terpuji dalam budi pekerti
Yang terjaga dari kesalahan
Yang dimenangkan dalam kebenaran yang hakiki
Yang dibebaskan dari segala belenggu
Yang tindakannya hanya berdasar pada Titah ALLAH semata
Maulidannabiyyi mubarak
Maulidannabiyyi mubarak...

SubahanALLAH walhamdulillah
wa Laa ila ha IllALLAHu wALLAHu Akbar
SubahanALLAH walhamdulillah
wa Laa ila ha IllALLAHu wALLAHu Akbar
Maha Suci ALLAH... Maha Besar ALLAH...
Tetapkanlah hati kita dalam Tuntunan ILlahi
Kuatkanlah diri kita dalam jejak Rasul ILlahi
Bukalah mata hati, bercerminlah pada diri
Kerasnya hati, runtuhkan dengan tangisan penyesalan
Hitamnya hati, sinari dengan kalimat ketauhidan
Congkaknya diri, basuh dengan renungan akan ketiadaan
Bersukacitalah dalam kelahirannya....
Luapkanlah dalam ungkapan fitrah
Dalam bentangan Laa Ila ha IllALLAH, Muhammadun RasuluLlah...

Monday, March 1, 2010

Al-Qur'an panduan hidup...


Di dalam sebuah hadis Rasulullah saw bersabda yang bermaksud: "Pada hari Kiamat nanti, di hadapan Allah swt tidak akan ada syafaat yang mempunyai taraf yang lebih tinggi daripada Al - Quran, bukan Nabi, bukan malaikat dan sebagainya"

Melalui hadis di atas kita dapat mengetahui bahawa Al - Quran adalah pemberi syafaat yang mana syafaatnya akan diterima Allah. Terdapat satu riwayat menyatakan bahawa "Apabila seseorang itu
meninggal dunia dan keluarganya sibuk melakukan upacara pengkebumian, seorang yang kacak akan
berdiri di bahagian kepalanya. Apabila mayat itu dikafankan, orang itu akan datang mendiami antara dadanya dan kain kafan itu.

Bila selesai dikebumikan, orang ramai akan pulang ke rumah dan datanglah dua malaikat; Munkar dan Nakir cuba untuk memisahkan orang yang kacak itu supaya mereka dapat membuat pertanyaan mengenai iman orang yang meninggal dunia itu tanpa sebarang gangguan.
Tetapi orang yang kacak itu akan berkata : "Dia adalah kawanku. Aku tidak akan meninggalkannya berseorangan walau dalam keadaan apa sekali pun. Jalankanlah tugas kamu tetapi aku tidak akan
meninggalkannya sehingga aku membawanya masuk ke syurga!"

Selepas itu dia berpaling ke arah mayat sahabatnya dan berkata :
"Akulah Al-Quran yang mana engkau telah membacanya kadang kala dengan suara perlahan dan kadang kala dengan suara yang kuat"
"Janganlah engkau bimbang.
Selepas pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan berasa dukacita lagi"
Bila pertanyaan selesai, orang yang kacak itu akan mengadakan untuknya satu hamparan sutera yang penuh dengan kasturi dari malaikat - malaikat dari syurga"

Alangkah indahnya dan bahagianya sekiranya orang itu adalah kita. Kita tahu tentang tingginya syafaat Al - Quran tetapi dengan mengetahuinya sahaja tanpa berusaha untuk mendekati dan merebut syafaat itu kita adalah orang-orang yang rugi.

Cuba kita renungkan sejenak diri kita sendiri. Ajal dan maut adalah ketentuan Allah. Bila ia telah datang kita tidak akan mampu memperlambatkan atau mempercepatkannya walaupun untuk tempoh sesaat.Dan apabila berada di alam kubur siapakah lagi yang akan menemani kita jauh sekali memberi
bantuan kecuali amalan - amalan kita sewaktu di dunia.

Allah telah menjanjikan Al - Quran sebagai pemberi syafaat terulung dan janji Allah itu adalah benar. Dekatilah Al - Quran dan jadikalah ia teman di dunia dan pemberi syafaat di Akhirat. Semoga Allah swt memberikan kita restu dan hidayahnya.....AMIN!!!

Nikmat mengenal Allah..

Wahai Allah Dzat Yang Maha Mengetahui segala ilmu, Yang Maha Menciptakan Dinul haq, sesungguhnya hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui Islam yang sebenar-benarnya. Kerana itu, tuntunlah kemampuan hamba-Mu ini untuk mengutarakan kebenaran-Mu.

Jadikan siapa pun yang ikut menyemak kebenaran-Mu ini, Kau bersihkan hatinya dengan sebersih-bersihnya, sehingga tidak ada satu niat pun, kecuali ingin mencari kebenaran-Mu dan bertemu dengan-Mu.

Tidak ada kenikmatan yang lebih besar di dunia ini daripada nikmat mengenal Allah. Bahkan bagi orang yang sudah mengenal-Nya, nikmat dunia dan seisinya ini tidak akan mampu menandinginya. Alam semesta ini hanya sebahagian kecil saja dari nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya.

Seseorang tidak akan dapat mengukur nikmat Allah dengan dunia yang ada di tangannya. Bahkan, alam semesta berikut isinya pun tidak akan mampu mendatangkan kenikmatan Allah yang tiada tandingannya. Bagi orang yang mengenal Allah, segala sesuatu kejadian yang menimpa dirinya hanyalah nikmat yang diberikan oleh-Nya semata.

Kurang wang adalah nikmat kerana ia akan selalu berikhtiar di jalan Allah, sehingga menambah pahala ikhtiar dan kesabaran jika dirinya tawakkal kepada-Nya. Banyak wang pun merupakan nikmat, kerana dapat lebih banyak mempunyai kesempatan untuk beramal di jalan Allah.

Badan sihat adalah nikmat, kerana ia lebih mampu untuk melakukan ibadah, beramal, dan berjihad di jalan Allah. Sakit pun merupakan nikmat, kerana akan melebur segala dosa jika dirinya tabah dan sabar menerimanya dengan tidak meninggalkan ikhtiar zahir; mencari ubat penyembuh.

Dipuji adalah nikmat, kerana dapat mendengarkan kebesaran Allah dan merasakan bagaimana hebatnya Allah menutupi aibnya. Dihina pun merupakan nikmat kerana dapat melihat keaiban-keaiban diri sendiri di samping dapat menjadi ladang pahala sabar bagi dirinya sendiri.

Bagi orang yang mengenal Allah, semua kejadian adalah nikmat semata. Subhanallah! Mudah-mudahan kita semua digolongkan oleh-Nya menjadi ahli makrifat seperti itu. Namun sayang, ternyata hanya sedikit sekali orang yang mengenal Allah (arifbillah). Kebanyakan hanya tahu nama saja, tidak merasakan kelazatan nikmat bersama-Nya.

Padahal, barangsiapa sudah merasa bersama-Nya, tidak mungkin merasa kesepian kerana Allah 'Azza wa Jallaa sentiasa bersama hamba-Nya, bahkan lebih dekat dari urat lehernya sendiri. Bagi orang yang sudah mengenal Allah, tidak mungkin lupa barang sedetik pun kepada-Nya!

Bagaimana akan lupa, kalau setiap mata memandang segala sesuatu, yang terbayang dalam benaknya adalah hasil pekerjaan-Nya. Kalau setiap telinga mendengarkan sesuatu, nescaya segala yang berbunyi itu buah tangan-Nya. Kalau setiap mulut memakan dan meminum sesuatu, mutlak segala makanan dan air itu ciptaan-Nya.

Tidak akan merasa kesepian di kala sepi dan terlena di kala ramai bagi orang yang sudah makrifat kepada-Nya. Kerana, Allah-lah Dzat yang selalu memelihara dan mengawasi setiap makhluk-Nya dengan tanpa mengenal lupa. Di tengah orang banyak, di tengah pertempuran, di mana saja, mesti ingat kepada-Nya!

Allah pun pasti akan mencabut rasa takut dari hati orang yang telah makrifat kepada-Nya. Bagaimana akan takut, sedang segala yang ditakuti juga diurus oleh-Nya dan pasti akan musnah. Tiada daya dan kekuatan, kecuali atas izin dan inayah-Nya. Laa haulaa wa laa quwwata illaa billaah!

"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang, kecuali dengan izin Allah. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, nescaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." [QS. At Taghabun (64): 11]

Lantas, adakah ahli makrifat atau arifbillah takut miskin? Pasti tidak! Kerana, Allah adalah Dzat Yang Maha Kaya. Bukankah jagad raya dan alam semesta ini semuanya milik Allah? Bagaimana mungkin takut miskin kalau sudah kenal dengan Dzat Yang Menguasai segalanya? Makhluk, sedikit pun tidak memiliki kekuasaaan untuk mempunyai apa-apa, bahkan tubuhnya sendiri pun mutlak milik-Nya.

Takut miskin itu kerana kita belum kenal akan kehebatan dan kekayaan Allah, ragu terhadap pembahagian kekayaan dari-Nya. Allah-lah Yang Maha Berkehendak dan Maha Bijaksana. Tiada sedikit pun tandingan bagi-Nya. Allahu Akbar...!

Sungguh, dunia ini tiada ertinya. Kerana yang hebat dan indah itu hanyalah Allah semata. Oleh sebab itu, tatkala mata terpesona kepada dunia, sebenarnya bukanlah kepada dunianya, melainkan kepada kehebatan perbuatan-Nya. Dengan demikian, tidak ada sedikit pun kekurangan dan keburukan di dunia ini jika dikaitkan kepada Allah.

Kendati mata melihat binatang yang menjijikkan penuh kuman penyakit sekalipun, pandangannya akan tetap penuh syukur kepada-Nya. Maha Suci Engkau ya Allah, segala puji bagi-Mu yang telah mentakdirkan kami sebagai makhluk ciptaan-Mu yang sempurna.

Itulah golongan orang yang sudah merasakan kelazatan dunia. Ternyata kebahagiaan di dunia ini tidak semata dilihat dari bentuk duniawinya. Kerana, kalau cuma itu yang dijadikan sebatas tanda kebahagiaan, bererti lebih banyak orang kafir yang hidupnya bahagia, kerana mereka lebih banyak dilimpahi kekayaan dunia.

Alhamdulillah, ternyata yang namanya bahagia adalah jika kita sentiasa bersama Allah dalam segala keadaan. Imam Al Ghazali menulis dalam bukunya bahwa akan sedikit di antara umat Muhammad yang masuk kedalam golongan 'Aarifiin (golongan yang mengenal Allah).

Sebahagian besar orang sebelum hatinya ingat kepada-Nya, telah terlebih dahulu ditutupi dengan selalu ingat kepada dunia dan segala isinya. Dunia yang hanya sebagian kecil dari alam semesta saja sudah dapat menutupi hatinya, bagaimana mungkin boleh memasuki tingkat makrifat kepada Allah yang menguasai segala jagad raya alam semesta ini.

Sebahagian besar dari kita lebih suka kepada dunia daripada mengharapkan bertemu dengan-Nya. Kita lebih suka dipandang mulia oleh sesama manusia daripada mencari kemuliaan yang telah dijanjikan-Nya kepada orang-orang yang bertaqwa. Padahal Allah-lah Dzat yang memiliki dan menguasai kebesaran dan kemuliaan. "Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan." (QS. Ar Rahman [55]: 27))

"Ya Allah, janganlah Engkau bolak-balikkan hati kami setelah Engkau berikan hidayah,
Sesungguhnya tiada yang lebih berharga di dunia ini melainkan Nur Iman-Mu.." Amiin....

Buat insan bergelar wanita...

Buat insan bergelar wanita, betapa istimewanya ciptaan Allah...Subhanallah...bersyukurlah...Alhamdulillah...T_T
Allah telah berfirman:

"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan."

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya."...

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh."

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya."

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahawa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu."

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."

Dalam lirik kata juga ada bercerita tentang wanita.erm.. .syahdu bila didengari . ”Akalmu senipis bilahan rambut Tebalkanlah ia dengan limpahan ilmu…hatimu bak kaca yang rapuh Kuatkanlah ia dengan iman yang teguh ..Tercipta engkau dari rusuk lelaki bukan dari kaki untuk dialasi, bukan dari kepala untuk dijunjung tapi dekat dibahu untuk dilindung dan juga dekat jua di hati untuk dikasihi dan dicintai”

Mampukah aku?? Layakkah aku?? T_T Subahannallah...daripada Mu aku didatangkan..kepada Mu jua tempat aku kembali.....

SEKETUL KEJU DAN SEHELAI TUALA KECIL



Seorang gadis datang menemui Rasulullah dengan tangan kanannya disorokkan ke dalam poket bajunya. Dari raut wajahnya, anak gadis ini sedang menanggung kesakitan yang amat sangat.
Lalu Rasulullah menegurnya.

"Wahai anakku, kenapa wajahmu menampakkan kamu sedang kesakitan dan apa yang kamu sorokkan di tanganmu?"

Lalu gadis malang inipun menceritakan hal yang berlaku padanya :- "Ya,Rasulullah, sesungguhnya aku adalah anak yatim piatu.
Malam tadi aku telah bermimpi dan mimpiku itu telah membuatkan aku menanggung kesakitan ini." Balas gadis tadi.

"Jika tidak jadi keberatan, ceritakanlah mimpimu itu wahai anakku."

Rasulullah mula tertarik dengan penjelasan gadis tersebut."Aku bermimpi berjumpa ibuku di dalam neraka.

Keadaannya amat menyedihkan. Ibuku meminta diberikan air kerana dia amat dahaga kerana kepanasan api neraka itu hingga peluh tidak sempat keluar kerana kekeringan sekelip mata." Gadis itu berhenti seketika menahan sebak.

"Kemudian kulihat ditangan kirinya ada seketul keju dan ditangan kanannya ada sehelai tuala kecil.Beliau mengibas-ngibaskan kedua-dua benda tersebut untuk menghalang api dari membakar tubuhnya. Lantas aku bertanya ibuku, kenapa dia menerima balasan sebegitu
rupa sedangkan ketika hidupnya ibuku adalah seorang hamba yang patuh dengan ajaran islam dan isteri yang taat kepada suaminya?

Lalu ibuku memberitahu bahawa ketika hidupnya dia amat bakhil. Hanya dua benda itu sahaja iaitu seketul keju dan sehelai tuala kecil pernah disedekahkan kepada fakir. Yang lainnya hanya untuk bermuka-muka dan menunjukkan kelebihan hartanya sahaja.

Lalu aku terus mencari ayahku. Rupanya beliau berada di syurga dan sedang menjamu penghuni syurga dengan makanan yang lazat dan minuman dari telaga nabi.

Ayahku memang amat terkenal kerana sikapnya yang dermawan dan kuat beramal. Lalu aku bertanya kepada ayahku. "Wahai ayah, ibu sedang kehausan dan menaggung azab di neraka.Tidakkah ayah ingin membantu ibu sedangkan di dunia kulihat ibu amat mentaatimu dan menurut perintah agama.

Lalu dijawab oleh ayahnya. Sesungguhnya beliau dan semua penghuni syurga telah dilarang oleh Allah dari memberi walau setitik air kepada isterinya kerana itu adalah pembalasan untuk kebakhilan yang dilakukan ketika didunia.

Oleh kerana kasihan melihat azab yang diterima oleh ibuku, aku lantas menceduk sedikit air mengguna tapak tangan kananku lalu dibawa ke neraka. Belum sempat air tersebut mencecah bibir ibuku, api neraka telah menyambar tanganku sehingga melecur.

Seketika itu juga aku tersedar dan mendapati tapak tanganku melecur teruk. Itulah sebabnya aku datang berjumpa engkau ya Rasulullah." Panjang lebar gadis itu bercerita sambil airmatanya tidak henti-henti mengalir dipipi.

Rasulullah kemudian meletakkan tongkatnya ke tapak tangan gadis tersebut lalu menadah tangan, berdoa memohon petunjuk dari Allah. Jika sekiranya mimpi gadis tersebut adalah benar maka disembuhkanlah agar menjadi iktibar kepada beliau dan semua umat islam.

Lalu berkat kebesaranNya tangan gadis tersebut sembuh. Rasulullah lantas berkata, "Wahai anakku, pulanglah. Banyakkan bersedekah dan berzikir dan pahalanya kau berikan kepada ibumu.Mudah- mudahan segala dosanya terampun.

INSYALLAH"

"WAR-WARKANLAH KPD SELURUH UMAT MUHAMMAD UNTUK SECEBIS PEDOMAN AGAR TIDAK MENGAMAL SIKAP KEBAKHILAN TERHADAP SESAMA MANUSIA..."